Scope sebelum bergerak
Inklusi, pengecualian, asumsi, PIC, milestone, dokumen, dan keputusan penting ditetapkan sejak brief.
Integrated maritime logistics
Satu meja koordinasi untuk freight, kebutuhan kapal, dan pekerjaan pelabuhan di berbagai koridor Indonesia.
Logistik bukan sekadar memindahkan barang.
SAMPANTRA menyatukan freight forwarding, marine services, dan vessel supply agar tim pengadaan, kapal, pelabuhan, gudang, serta penerima mempunyai jalur koordinasi yang terarah.
Lihat cara kerja ↗Inklusi, pengecualian, asumsi, PIC, milestone, dokumen, dan keputusan penting ditetapkan sejak brief.
Barang, kapal, kemasan, akses, jadwal, handling, ketentuan terminal, dan penerima mengubah cara pekerjaan disusun.
Perubahan, hold, delay, shortage, damage, biaya tambahan, dan keputusan terbuka tidak disembunyikan di akhir pekerjaan.
02 Tiga unit usaha
Pilih meja yang paling dekat dengan kebutuhan Anda. Bila pekerjaan melintasi beberapa bidang, scope dibagi tanpa memutus konteksnya.
Koordinasi pergerakan barang dari titik asal sampai penerima, dengan moda, dokumen, transit, gudang, dan serah-terima yang dibahas dalam satu brief.
Kebutuhan port call, kapal, awak, cargo handling, vendor, terminal, dan pihak berwenang dikoordinasikan mengikuti ruang lingkup yang disepakati.
Sourcing, konsolidasi, pengecekan item, transport, penerima, dan delivery-to-vessel disiapkan untuk kebutuhan kapal serta operasi industri.
03 Service directory
FCL, LCL, break bulk, air cargo, consolidation, routing, carrier coordination, origin handling, dan destination handoff.
Persiapan data, dokumen perdagangan, HS code yang dikonfirmasi, customs broker, pemeriksaan, release, dan catatan serah-terima.
Perencanaan muatan berat atau berdimensi khusus, route survey, lifting concept, equipment, permit, supervision, dan delivery sequence.
Receiving, tally, storage, labelling, loading plan, trucking, special vehicle, delivery appointment, dan proof of receipt.
Pre-arrival information, port-call coordination, berthing updates, authority liaison, husbandry agenda, disbursement, dan departure handoff.
Crew change, transport, medical appointment, cash-to-master coordination, provision, waste, freshwater, survey, serta kebutuhan kapal lainnya.
Cargo sequence, labour and equipment coordination, tally, lashing scope, supervision, weather hold, exception log, dan completion record.
Brief kapal atau barge, cargo quantity, laycan, port restrictions, commercial terms, counterparty checks, dan fixture handoff.
Identifikasi suku cadang, brand atau part number, alternative approval, sourcing, packing, consolidation, customs, dan delivery-to-vessel.
04 Port & corridor guide
Pilih koridor untuk melihat pertanyaan awal yang perlu dibawa. Daftar ini bukan jaminan ketersediaan layanan atau akses terminal.
Kebutuhan lintas Selat Malaka, industri pesisir timur, feeder, offshore support, dan distribusi darat perlu disusun berdasarkan terminal serta akses aktual.
Bahas koridor ini ↗
05 Cara kerja
Cargo, kapal, rute, lokasi, jadwal, incoterm, pihak terkait, dokumen, dan kebutuhan khusus dicatat.
Akses, ketentuan, carrier atau vessel, partner, equipment, kapasitas, safety, dan risiko awal diperiksa.
Inklusi, pengecualian, asumsi, milestone, harga, currency, pajak, surcharge, validity, dan pembayaran dijelaskan.
PIC, kanal komunikasi, cut-off, vendor, status, perubahan, exception, serta keputusan yang masih dibutuhkan dikelola.
Penerimaan, completion record, dokumen akhir, biaya tambahan, claim window, invoice, dan penutupan pekerjaan ditelusuri.
06 Sebelum pekerjaan dikonfirmasi
Detail di bawah bukan sertifikasi atau jaminan layanan. Gunakan sebagai agenda untuk mengonfirmasi penyedia, partner, carrier, terminal, vendor, dan pihak berwenang yang benar-benar terlibat.
Identitas barang, kondisi, jumlah, berat, dimensi, kemasan, nilai, DG status, temperature, dan handling limit.
Vessel particulars, ETA/ETD, terminal, berth, draft, anchorage, cut-off, permit, authority, serta receiving party.
PIC, competence, induction, PPE, lifting gear, vehicle, forklift, crane, lashing, surveyor, dan subcontractor.
Invoice, packing list, BL/AWB, manifest, HS code, permit, certificate, MSDS, report, receipt, dan approval authority.
Rate basis, validity, currency, tax, surcharge, storage, demurrage, detention, cancellation, change, credit, dan payment.
Delay, damage, shortage, weather, rejection, hold, claim notice, evidence, mitigation, liability, insurance, dan remedy.
07 Kebutuhan yang sering bertemu
Mulai dari drawing, pusat gravitasi, lifting point, route survey, vehicle, crane, permit, terminal window, sampai urutan unloading.
Freight + MarineKonsolidasi, cut-off, warehouse receiving, sailing schedule, trucking, delivery appointment, dan exception reporting dalam ritme yang disepakati.
FreightPre-arrival, authority liaison, crew agenda, provision, spare part, transport, penerima di kapal, disbursement, dan departure record.
Marine + Supply08 Pertanyaan awal
Jawaban final selalu mengikuti data pekerjaan, penyedia aktual, serta kesepakatan tertulis.
Cakupan harus dikonfirmasi untuk setiap port, terminal, anchorage, site, rute, waktu, jenis kapal, muatan, serta ruang lingkup. Daftar koridor pada halaman ini membantu memulai pembicaraan, bukan menjamin ketersediaan.
Kirim nama barang, HS code bila tersedia, jumlah, berat, dimensi, kemasan, nilai, asal, tujuan, incoterm, target jadwal, moda, kebutuhan handling, dan pihak yang akan menerima.
Siapkan vessel particulars, owner atau operator contact, port, terminal atau anchorage, ETA/ETD, cargo plan, crew list, kebutuhan husbandry, dokumen awal, serta scope agency yang diminta.
Jenis barang, UN number, class, packing group, quantity, packaging, MSDS, declaration, carrier acceptance, route, terminal, transport, storage, dan emergency information wajib diperiksa sebelum layanan dikonfirmasi.
Model aset dan vendor berbeda untuk setiap penyedia. Kepemilikan, sewa, subcontracting, availability, condition, inspection, competence, insurance, serta tanggung jawab perlu dinyatakan dalam quotation dan kontrak aktual.
Perubahan perlu dicatat bersama dampaknya terhadap carrier, vessel, terminal, labour, equipment, permit, storage, surcharge, vendor, jadwal, harga, serta persetujuan pihak yang berwenang.
Format update mengikuti sistem dan pihak yang terlibat. Milestone, sumber data, frekuensi, exception alert, akses, retensi, dan tanggung jawab koreksi perlu disepakati sebelum pekerjaan.
09 Operational notes
Dimensi belum cukup. Tim juga memerlukan berat, pusat gravitasi, lifting point, support point, drawing, kemasan, akses, serta urutan kerja.
Bawa topik ini ke diskusi ↗Pisahkan kebutuhan kapal, crew, spare part, transport, penerima, authority, waktu, biaya, dan dokumen agar setiap handoff dapat diperiksa.
Bawa topik ini ke diskusi ↗Origin charge, destination charge, trucking, handling, storage, demurrage, detention, inspection, insurance, tax, dan perubahan jadwal perlu dibahas sejak quotation.
Bawa topik ini ke diskusi ↗Request quotation
Belum semua detail lengkap tidak apa-apa. Tandai informasi yang masih perlu dikonfirmasi agar asumsi tidak berubah menjadi janji.