From Indonesian origins to global buyer briefs
Komoditas Indonesia
untuk pasar dunia.
Rempah, kopi, kakao, kelapa, vanila, dan resin alam dengan pendampingan sourcing, spesifikasi, sampel, quality control, kemasan, serta handoff ekspor.
Jelajahi produk ↘Tentang TANIRAYA
Mitra dagang untuk komoditas Indonesia.
TANIRAYA membantu buyer menyusun kebutuhan produk sebelum pembicaraan masuk ke sampel dan harga. Bentuk komoditas, parameter, asal, lot, volume, kemasan, tujuan, serta dokumen dibahas sejak awal.
Ruang lingkupnya mencakup pencarian pemasok, review kemampuan pascapanen, spesifikasi, sample approval, quality control, packing, dan serah terima ekspor sesuai transaksi.
Pelajari cara kerja
Rentang komoditas
Produk Indonesia untuk kebutuhan industri dan distribusi global.
Pilih satu produk untuk memulai buyer brief. Foto, asal, bentuk, dan parameter di bawah adalah konteks awal—bukan stok, spesifikasi, atau penawaran final.
Cengkih
Contoh konteks: Jawa Timur
Whole cloves · grade · moisture · foreign matterPala & Fuli
Contoh konteks: kepulauan rempah Indonesia
Whole / broken · size · moisture · aflatoxinKayu Manis
Contoh konteks: kulit gulung dan broken
Stick / broken / powder · oil · moistureBiji Kopi
Arabika / robusta sesuai brief
Green bean · screen · defect · processBiji Kakao
Fermentasi dan grade dibahas per lot
Fermentation · bean count · moisture · defectsProduk Kelapa
Kernel, copra, desiccated, atau gula
Product form · fat / moisture · packingVanila
Pod utuh sesuai panjang dan kadar air
Length · moisture · appearance · aromaDamar & Resin Alam
Jenis, asal, dan penggunaan harus diverifikasi
Species · colour · size · impurities · useHarga dan MOQ disusun setelah bentuk, grade, parameter, volume, kemasan, tujuan, dan jadwal cukup.
Minta sampel atau quotation ↗
Kenapa buyer memulai dari brief?
Produk pertanian berubah menurut asal, musim, lot, dan cara penanganannya.
Rentang komoditas
Rempah, kopi, kakao, produk kelapa, vanila, dan resin alam dalam satu buyer brief.
Sourcing terarah
Asal, musim, pemasok, pascapanen, lot, kapasitas, traceability, dan ketersediaan ditinjau.
Spesifikasi & sampel
Parameter, metode pemeriksaan, kode sampel, approval, toleransi, dan aturan perubahan dicatat.
Quality control
Inspection point, sampling, acceptance criteria, laporan, corrective action, dan release disepakati.
Kemasan fleksibel
Bulk atau retail-ready dibahas bersama liner, label, marking, pallet, container, dan tujuan.
Handoff ekspor
Dokumen, incoterm, forwarder, booking, loading, serah terima, risiko, dan klaim dirangkum.
Prosedur kerja
Dari kebutuhan buyer hingga serah terima.
Setiap tahap membutuhkan input, pemeriksaan, persetujuan, dan penanggung jawab. Detail aktual mengikuti produk, pemasok, pasar tujuan, serta transaksi.
- 01
Buyer requirement
Produk, bentuk, penggunaan, spesifikasi, volume, tujuan, waktu, packing, dan dokumen.
- 02
Source & feasibility
Musim, lot, pemasok, kemampuan proses, ketersediaan, MOQ, asumsi, dan risiko awal.
- 03
Sample & approval
Kode sampel, pemeriksaan, hasil uji bila relevan, toleransi, revisi, dan persetujuan.
- 04
Preparation & QC
Pascapanen, sortasi, jadwal, lot control, inspeksi, nonconformance, dan release.
- 05
Pack & handoff
Inner/outer pack, marking, dokumen, booking, loading, serah terima, dan after-shipment support.
Asal & traceability
Nama daerah bukan pengganti dokumen asal.
Lokasi, pemasok, kelompok tani, varietas, musim, lot, metode pascapanen, sertifikasi, dan narasi produk perlu diverifikasi untuk setiap klaim yang dipublikasikan.
Buyer knowledge
Memahami komoditas sebelum transaksi bergerak.
Tiga bahan percakapan untuk membantu tim procurement, quality, product development, dan logistics menyusun pertanyaan yang sama.
Membaca spesifikasi rempah sebelum meminta harga
Bentuk produk, grade, moisture, foreign matter, defect, residu, metode uji, dan toleransi perlu ditulis dalam satu versi.
Bahas dengan tim ↗
Kapan sampel dapat menjadi acuan order?
Kode, lot, masa berlaku, metode pemeriksaan, penyimpanan, approval, dan aturan perubahan menentukan fungsi sampel.
Bahas dengan tim ↗
Hal yang perlu dikunci sebelum container booking
Jumlah, berat, kemasan, dokumen, incoterm, cut-off, inspeksi, fumigasi, loading, dan handoff perlu memiliki pemilik keputusan.
Bahas dengan tim ↗
Sample & quotation
Mulai dari produk yang sedang dicari.
Sampel membantu buyer mengevaluasi tampilan, aroma, tekstur, parameter, dan kesesuaian awal. Sampel belum menjadi jaminan stok atau kesamaan lot tanpa aturan tertulis.
Pertanyaan buyer
Sebelum meminta harga.
Apakah semua produk selalu tersedia?+
Tidak dapat diasumsikan. Ketersediaan mengikuti produk, musim, asal, lot, pemasok, proses, grade, parameter, volume, kemasan, dan jadwal. Konfirmasi dilakukan untuk setiap inquiry.
Apakah sampel mewakili pengiriman berikutnya?+
Hanya jika kode, lot, spesifikasi, metode pemeriksaan, toleransi, approval, masa berlaku, penyimpanan, dan aturan perubahan disepakati. Produk pertanian memiliki variasi alami.
Dokumen apa yang dapat disiapkan?+
Dokumen mengikuti produk, negara asal dan tujuan, transaksi, pemasok, serta pihak berwenang. Invoice, packing list, certificate of origin, phytosanitary, fumigasi, COA, atau dokumen lain hanya dicantumkan bila berlaku dan dapat diverifikasi.
Bagaimana spesifikasi dan kualitas disepakati?+
Buyer dan supplier perlu menyepakati versi spesifikasi, metode sampling dan uji, acceptance criteria, approved sample, toleransi, defect class, corrective action, retest, release, serta penanganan klaim.