Komposisi rempah utuh di atas permukaan gelap

From Indonesian origins to global buyer briefs

Komoditas Indonesia
untuk pasar dunia.

Rempah, kopi, kakao, kelapa, vanila, dan resin alam dengan pendampingan sourcing, spesifikasi, sampel, quality control, kemasan, serta handoff ekspor.

Jelajahi produk

Tentang TANIRAYA

Mitra dagang untuk komoditas Indonesia.

TANIRAYA membantu buyer menyusun kebutuhan produk sebelum pembicaraan masuk ke sampel dan harga. Bentuk komoditas, parameter, asal, lot, volume, kemasan, tujuan, serta dokumen dibahas sejak awal.

Ruang lingkupnya mencakup pencarian pemasok, review kemampuan pascapanen, spesifikasi, sample approval, quality control, packing, dan serah terima ekspor sesuai transaksi.

Pelajari cara kerja
Petani Indonesia menyortir dan menjemur kopi di Lerep
Kopi pascapanen · Lerep, Indonesia
4kelompok komoditas
8contoh produk B2B
5tahap persiapan

Rentang komoditas

Produk Indonesia untuk kebutuhan industri dan distribusi global.

Pilih satu produk untuk memulai buyer brief. Foto, asal, bentuk, dan parameter di bawah adalah konteks awal—bukan stok, spesifikasi, atau penawaran final.

Rempah

Cengkih

Contoh konteks: Jawa Timur

Whole cloves · grade · moisture · foreign matter
Rempah

Pala & Fuli

Contoh konteks: kepulauan rempah Indonesia

Whole / broken · size · moisture · aflatoxin
Rempah

Kayu Manis

Contoh konteks: kulit gulung dan broken

Stick / broken / powder · oil · moisture
Kopi & Kakao

Biji Kopi

Arabika / robusta sesuai brief

Green bean · screen · defect · process
Kopi & Kakao

Biji Kakao

Fermentasi dan grade dibahas per lot

Fermentation · bean count · moisture · defects
Produk Kelapa

Produk Kelapa

Kernel, copra, desiccated, atau gula

Product form · fat / moisture · packing
Rempah

Vanila

Pod utuh sesuai panjang dan kadar air

Length · moisture · appearance · aroma
Gum & Resin

Damar & Resin Alam

Jenis, asal, dan penggunaan harus diverifikasi

Species · colour · size · impurities · use

Harga dan MOQ disusun setelah bentuk, grade, parameter, volume, kemasan, tujuan, dan jadwal cukup.

Minta sampel atau quotation
Karung komoditas tersusun di fasilitas penyimpanan
Petani memanen kelapa dengan tangga tradisional di Bali
Cengkih kering dalam mangkuk di Malang

Kenapa buyer memulai dari brief?

Produk pertanian berubah menurut asal, musim, lot, dan cara penanganannya.

01

Rentang komoditas

Rempah, kopi, kakao, produk kelapa, vanila, dan resin alam dalam satu buyer brief.

02

Sourcing terarah

Asal, musim, pemasok, pascapanen, lot, kapasitas, traceability, dan ketersediaan ditinjau.

03

Spesifikasi & sampel

Parameter, metode pemeriksaan, kode sampel, approval, toleransi, dan aturan perubahan dicatat.

04

Quality control

Inspection point, sampling, acceptance criteria, laporan, corrective action, dan release disepakati.

05

Kemasan fleksibel

Bulk atau retail-ready dibahas bersama liner, label, marking, pallet, container, dan tujuan.

06

Handoff ekspor

Dokumen, incoterm, forwarder, booking, loading, serah terima, risiko, dan klaim dirangkum.

Prosedur kerja

Dari kebutuhan buyer hingga serah terima.

Setiap tahap membutuhkan input, pemeriksaan, persetujuan, dan penanggung jawab. Detail aktual mengikuti produk, pemasok, pasar tujuan, serta transaksi.

  1. 01

    Buyer requirement

    Produk, bentuk, penggunaan, spesifikasi, volume, tujuan, waktu, packing, dan dokumen.

  2. 02

    Source & feasibility

    Musim, lot, pemasok, kemampuan proses, ketersediaan, MOQ, asumsi, dan risiko awal.

  3. 03

    Sample & approval

    Kode sampel, pemeriksaan, hasil uji bila relevan, toleransi, revisi, dan persetujuan.

  4. 04

    Preparation & QC

    Pascapanen, sortasi, jadwal, lot control, inspeksi, nonconformance, dan release.

  5. 05

    Pack & handoff

    Inner/outer pack, marking, dokumen, booking, loading, serah terima, dan after-shipment support.

Petani kelapa bekerja dengan tangga tradisional di Bali

Asal & traceability

Nama daerah bukan pengganti dokumen asal.

Lokasi, pemasok, kelompok tani, varietas, musim, lot, metode pascapanen, sertifikasi, dan narasi produk perlu diverifikasi untuk setiap klaim yang dipublikasikan.

Buyer knowledge

Memahami komoditas sebelum transaksi bergerak.

Tiga bahan percakapan untuk membantu tim procurement, quality, product development, dan logistics menyusun pertanyaan yang sama.

Buyer guide

Membaca spesifikasi rempah sebelum meminta harga

Bentuk produk, grade, moisture, foreign matter, defect, residu, metode uji, dan toleransi perlu ditulis dalam satu versi.

Bahas dengan tim
Sample guide

Kapan sampel dapat menjadi acuan order?

Kode, lot, masa berlaku, metode pemeriksaan, penyimpanan, approval, dan aturan perubahan menentukan fungsi sampel.

Bahas dengan tim
Shipment guide

Hal yang perlu dikunci sebelum container booking

Jumlah, berat, kemasan, dokumen, incoterm, cut-off, inspeksi, fumigasi, loading, dan handoff perlu memiliki pemilik keputusan.

Bahas dengan tim
Karung bahan pertanian tersusun untuk penyimpanan

Sample & quotation

Mulai dari produk yang sedang dicari.

Sampel membantu buyer mengevaluasi tampilan, aroma, tekstur, parameter, dan kesesuaian awal. Sampel belum menjadi jaminan stok atau kesamaan lot tanpa aturan tertulis.

Produk dipilih Cengkih
Kebutuhan awal
Kirim buyer brief Pesan disiapkan di perangkat Anda dan tidak dikirim otomatis. Harga, MOQ, ketersediaan, sample fee, lead time, dokumen, dan pengiriman tetap dikonfirmasi.

Pertanyaan buyer

Sebelum meminta harga.

Apakah semua produk selalu tersedia?+

Tidak dapat diasumsikan. Ketersediaan mengikuti produk, musim, asal, lot, pemasok, proses, grade, parameter, volume, kemasan, dan jadwal. Konfirmasi dilakukan untuk setiap inquiry.

Apakah sampel mewakili pengiriman berikutnya?+

Hanya jika kode, lot, spesifikasi, metode pemeriksaan, toleransi, approval, masa berlaku, penyimpanan, dan aturan perubahan disepakati. Produk pertanian memiliki variasi alami.

Dokumen apa yang dapat disiapkan?+

Dokumen mengikuti produk, negara asal dan tujuan, transaksi, pemasok, serta pihak berwenang. Invoice, packing list, certificate of origin, phytosanitary, fumigasi, COA, atau dokumen lain hanya dicantumkan bila berlaku dan dapat diverifikasi.

Bagaimana spesifikasi dan kualitas disepakati?+

Buyer dan supplier perlu menyepakati versi spesifikasi, metode sampling dan uji, acceptance criteria, approved sample, toleransi, defect class, corrective action, retest, release, serta penanganan klaim.